Air Zam Zam





Air Zam-zam terletak di depan Kabah
dan saat ini sumur zam-zam telah di tutup
demi kelancaran jamaah Haji datu Umroh yang hendak ber Towaf.
Dalam hadist-hadist disebutkan besarnya manfaat air zam-zam,
bahkan disunahkan bagi jamaah Haji maupun Umroh untuk meminumnya,
dan kesunahan minum air zam zam juga bagi seluruh muslimin.
Banyak hadist yang menjelaskan keutamaan minum air zam-zam
antara lain:

“Sunnguh (air zam-zam itu) penuh keberkahan dan memberi kenyang pada orang yang lapar.” (HR. Muslim)


Dalam riwayat Thoyalisi lain ada tambahan,
"Penyembuh dari semua penyakit"
Jadi kesimpulan dari hadist diatas adalah:


“Bahwa air-zam-zam itu adalah air penuh keberkahan, yang bisa mengenyangkan orang yang lapar dan air penyembuh dari semua penyakit.”


Mengenai bisa mengenyangkan orang yang lapar ini
pernah dibuktikan oleh seorang sahabat, Abu Dzar Al-Ghifari,
yang pernah menetap selama 1 bulan di Kota Mekkah d
an hanya minum air air zam zam saja tanpa rasa lapar selama itu.
Bahkan dalam satu riwayat dari Imam Bukhori disebutkan
bahwa Nabi Saw pernah dibersihakan dengan air Zam-zam
oleh Malaikat ketika beliau masih kecil.

Keutamaan Minum Air Zam-zam
Ada beberapa Hadist yang menunjukan keutamaan minum
Air Zam-zam



ماء زمزم لما شرب له



“Air zam-zam itu tergantung (niat) orang yang meminumnya.”(HR. Ibnu Majah)



Artinya keberkahan air zam-zam itu tergantung dari niat yang meminumnya, dan ini menunjukan bahwa air zam-zam bukan sekedar air pelepas dahaga saja. Namun lebih dari itu ia bisa menjadi wasilah (perantara) agar air zam-zam yang kita minum mengandung manfaat dan berkah bagi tubuh kita.



Etika Minum Air Zam-Zam

* Minum sambil menghadap Kiblat
* Membaca Basmalah terlebih dahulu
* Bernafas (mengeluarkan nafas) 3 x ketika minum
* Membaca Hamdalah selesai Minum
* Duduk ketika minum,

namun ada riwayat dari Imam Bukhori yang berasal dari riwayat Ibnu Abbas bahwa Nabi Saw pernah minum air zam-zam sambil berdiri.
* Dengan demikian berdiri maupun duduk dibolehkan ketika minum air zam-zam.

Namun duduk lebih utama.
Tapi bagi yang berhaji atau umroh tentunya sulit minum sambil duduk, ketika selesai mengerjakan tawaf karena banyak nya jamaah yang berkurumun mengambil air zam-zam (saat ini pintu akses ke sumur zam-zam telah ditutup, sehingga para jamaah hanya bisa mengambil air zam-zam di tong air zam-zam yang telah disediakan)
* Ketika minum disisakan sedikit kemudian sisa air itu di usapkan ke kepala, wajah dan dada
* Berdoa ketika minum air zam-zam














Doa Minum Air Zam-zam

Dari riwayat Ibnu Abbas bahwa Ibnu Abbas ketika minum air zam-zam berdoa:


اَللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ عِلْماً نَافِعاً ، وَ رِزْقاً وَاسِعاً وَشِفَاءً مِنْ كُلِّ دَاء


“Ya Allah aku minta ilmu yang bermanfaat, rezeki yang luas dan obat dari segala penyakit.”












Adopted from:
www.amanitour.com

5 fakta mengagumkan ADZAN (^_^)


Adzan adalah media luar biasa untuk mengumandangkan tauhid terhadap yang Maha Kuasa dan risalah (kenabian) Nabi Muhammad saw.
Adzan juga merupakan panggilan shalat kepada umat Islam, yang terus bergema di seluruh dunia lima kali setiap hari.

Betapa mengagumkan suara adzan itu, dan bagi umat Islam di seluruh dunia,
adzan merupakan sebuah fakta yang telah mapan.
Indonesia misalnya, sebagai sebuah negara terdiri dari ribuan pulau dan dengan penduduk muslim terbesar di dunia.
1. Kalimat Penyeru Yang Mengandung “Kekuatan Supranatural”

Ketika azan berkumandang, kaum yang bukan sekedar muslim, tetapi juga beriman, bergegas meninggalkan seluruh aktivitas duniawi dan bersegera menuju masjid untuk menunaikan salat berjamaah.
Simpul-simpul kesadaran psiko-religius dalam otak mereka mendadak bergetar hebat, terhubung secara simultan, dan dengan totalitas kesadaran seorang hamba (abdi) mereka bersimpuh, luruh dalam kesyahduan ibadah shalat berjamaah.

2 . Asal Mula Yang Menakjubkan.

Pada jaman dulu, Rasulullah SAW kebingungan untuk menyampaikan saat waktu shalat tiba kepada seluruh umatnya. Maka dicarilah berbagai cara. Ada yang mengusulkan untuk mengibarkan bendera pas waktu shalat itu tiba, ada yang usul untuk menyalakan api di atas bukit, meniup terompet, dan bahkan membunyikan lonceng. Tetapi semuanya dianggap kurang pas dan kurang cocok.
Adalah Abdullah bin Zaid yang bermimpi bertemu dengan seseorang yang memberitahunya untuk mengumandangkan adzan dengan menyerukan lafaz-lafaz adzan yang sudah kita ketahui sekarang. Mimpi itu disampaikan Abdullah bin Zaid kepada Rasulullah Saw. Umar bin Khathab yang sedang berada di rumah mendengar suara itu. Ia langsung keluar sambil menarik jubahnya dan berkata:
”Demi Tuhan Yang mengutusmu dengan Hak, ya Rasulullah, aku benar-benar melihat seperti yang ia lihat (di dalam mimpi). Lalu Rasulullah bersabda: ”Segala puji bagimu.”
yang kemudian Rasulullah menyetujuinya untuk menggunakan lafadz-lafadz adzan itu untuk menyerukan panggilan shalat.

3. Adzan Senantiasa Ada Saat Peristiwa-peristiwa Penting
Adzan Digunakan islam untuk memanggil Umat untuk Melaksanakan shalat. Selain itu adzan juga dikumandangkan disaat-saat Penting.
Ketika lahirnya seorang Bayi, ketika Peristiwa besar .
Peristiwa besar yang dimaksud adalah

- Fathu Makah : Pembebasan Mekkah merupakan peristiwa yang terjadi pada tahun 630 tepatnya pada tanggal 10 Ramadan 8 H, dimana Muhammad beserta 10.000 pasukan bergerak dari Madinah menuju Mekkah, dan kemudian menguasai Mekkah secara keseluruhan, sekaligus menghancurkan berhala yang ditempatkan di dalam dan sekitar Ka’bah. Lalu Bilal Mengumandangkan Adzan Diatas Ka’bah

- Perebutan kekuasaan Konstatinopel : Konstantinopel jatuh ke tangan pasukan Ottoman, mengakhiri Kekaisaran Romawi Timur. lalu beberapa perajurit ottoman masuk kedalam Ramapsan terbesar Mereka Sofia..lalu mengumandangkan adzan disana sebagai tanda kemenagan meraka.
4.  Adzan Sudah Miliyaran kali Dikumandangkan
Sejak pertama dikumandangkan sampai saat ini mungkin sudah sekitar 1500 tahunan lebih adzan dikumandangkan.
Anggaplah setahun 356 hari .
berarti 1500 tahun X 356 hari= 534000 dan kalikan kembali dengan jumlah umat islam yang terus bertambah tiap tahunnya.
Kita anggap umat islam saat ini sekitar 2 miliyar orang dengan persentase 2 milyar umat dengan 2 juta muadzin saja. Hasilnya =
534.000 x 2.000.000 = 1.068.000.000.000 dikalikan 5 = 5.340.000.000.000


5. Adzan Ternyata Tidak Pernah Berhenti Berkumandang

Proses itu terus berlangsung dan bergerak ke arah barat kepulauan Indonesia. Perbedaan waktu antara timur dan barat pulau-pulau di Indonesia adalah satu jam. Oleh karena itu, satu jam setelah adzan selesai di Sulawesi, maka adzan segera bergema di Jakarta, disusul pula sumatra.
Dan adzan belum berakhir di Indonesia, maka ia sudah dimulai di Malaysia.
Burma adalah di baris berikutnya, dan dalam waktu beberapa jam dari Jakarta, maka adzan mencapai Dacca, ibukota Bangladesh.
Dan begitu adzan berakhir di Bangladesh, maka ia ia telah dikumandangkan di barat India, dari Kalkuta ke Srinagar.
Kemudian terus menuju Bombay dan seluruh kawasan India.
Srinagar dan Sialkot (sebuah kota di Pakistan utara) memiliki waktu adzan yang sama.
Perbedaan waktu antara Sialkot, Kota, Karachi dan Gowadar (kota di Baluchistan, sebuah provinsi di Pakistan) adalah empat puluh menit, dan dalam waktu ini, (Dawn) adzan Fajar telah terdengar di Pakistan.
Sebelum berakhir di sana, ia telah dimulai di Afghanistan dan Muscat.
Perbedaan waktu antara Muscat dan Baghdad adalah satu jam.
Adzan kembali terdengar selama satu jam di wilayah Hijaz al-Muqaddas (Makkah dan Madinah), Yaman, Uni Emirat Arab, Kuwait dan Irak.
Perbedaan waktu antara Bagdad dan Iskandariyah di Mesir adalah satu jam.
Adzan terus bergema di Siria, Mesir, Somalia dan Sudan selama jam tersebut. Iskandariyah dan Istanbul terletak di bujur geografis yang sama.
Perbedaan waktu antara timur dan barat Turki adalah satu setengah jam, dan pada saat ini seruan shalat dikumandangkan.
Iskandariyah dan Tripoli (ibukota Libya) terletak di lokasi waktu yang sama. Proses panggilan Adzan sehingga terus berlangsung melalui seluruh kawasan Afrika. Oleh karena itu, kumandang keesaan Allah dan kenabian Muhammad saw yang dimulai dari bagian timur pulau Indonesia itu tiba di pantai timur Samudera Atlantik setelah sembilan setengah jam.
Sebelum Adzan mencapai pantai Atlantik, kumandang adzan Zhuhur telah dimulai di kawasan timur Indonesia, dan sebelum mencapai Dacca, adzan Ashar telah dimulai. Dan begitu adzan mencapai Jakarta setelah kira-kira satu setengah jam kemudian, maka waktu Maghrib menyusul. Dan tidak lama setelah waktu Maghrib mencapai Sumatera, maka waktu adzan Isya telah dimulai di Sulawesi! Bila Muadzin di Indonesia mengumandangkan adzan Fajar, maka muadzin di Afrika mengumandangkan adzan untuk Isya.


Maa syaa Allah Laa quwwata Illa Billaah









*Sumber,,,eramuslim.com

Karena aku yang memilih mu {^,~}



 Jika aku
mencari ketampanan, tentu aku tak memilih kamu
Jika aku

 mencari kekayaan, tentu aku juga tidak memilih kamu
Biarlah ''tak sempurna''
Dan biarkan mereka terus berkata
TERSERAH !!!!!
Karena aku tak akan mendengarkan....

Aku tauuu kamu punya seribu kekurangan
Tapi aku juga tauuu kamu punya berjuta kelebihan
Yang tersembunyi dibalik keimanan.
Tenanglah...
Aku tak akan minta harta yang mewah berlipah
Dan tak akan minta sesuatu yang engkau tak bisa menyanggupinya
Percayalah aku menerima kamu apa adanya
Cintai dan Sayangi aku tapi jangan sepenuhnya
Marahi aku jika aku bersalah
Tapi cukup dengan marah yang wajar...

Sekali lagi ku katakan...
Biarkan mereka terusss bicara...
Tak apa,,,
Hatiku tak terluka
karena Insya Allah aku yakin
pilihan ku Pilihan Nya juga

Bantu aku untuk menjadi wanita sholehah sepenuhnya
Dengan menyempurnakan setengah dari agama,,
menjadi istri dari seseorang hamba sepertimu yang begitu mencintaiNya...